Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem pendidikan tinggi yang ramah, inklusif, serta peduli terhadap kesejahteraan fisik dan mental civitas akademika. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Sosialisasi, sekaligus Peresmian Unit Layanan Disabilitas, Konseling, dan Kesehatan (ULD-KK) UNRIKA yang berlangsung pada Rabu, 30 September.

Acara bersejarah ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Riau Kepulauan, Prof. Dr. Hj. Sri Langgeng Ratnasari, S.E., M.M., bersama jajaran pimpinan universitas, di antaranya Dr. Ramon Zamora, S.E., M.M. (Wakil Rektor I Bidang Akademik), Dr. Catur Fatchu Ukhriyawati, S.E., M.M. (Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan SDM), Assoc. Prof. Ir. Hery Irwan, S.T., M.T., Ph.D. (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama)
Kegiatan ini turut memperkuat sinergi dan kemitraan strategis dengan menggandeng tiga sekolah luar biasa (SLB) mitra di Kota Batam, yaitu SLB Putra Kami, SLB Negeri Batam, dan SLB Anak Briliant.
Peresmian ULD-KK menjadi langkah nyata UNRIKA dalam menyediakan wadah fasilitasi yang terintegrasi. Unit ini dirancang untuk memberikan penanganan khusus bagi mahasiswa berkebutuhan khusus (disabilitas), pendampingan konseling dan kesehatan mental, serta layanan kesehatan dasar bagi seluruh mahasiswa dan staf civitas akademika.
Melalui kegiatan FGD dan sosialisasi yang digelar bersama para praktisi dari sekolah mitra, para peserta mendiskusikan berbagai strategi pendampingan, penyediaan sarana-prasarana ramah disabilitas, hingga penyiapan lingkungan akademik yang empati dan tanpa diskriminasi.
Dalam sambutannya, Rektor UNRIKA, Prof. Dr. Hj. Sri Langgeng Ratnasari, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pembentukan ULD-KK ini bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan wujud tanggung jawab moral universitas dalam memberikan hak pendidikan yang setara bagi semua lapisan masyarakat.


